KETUA POKER

Tampilkan postingan dengan label Berita duka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita duka. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2020

Pemain Poker Tercantik Tewas Dikamar Mandi

Pemain Poker Tercantik Tewas Dikamar Mandi




Pemain Poker tercantik Rusia di temukan tewas di kamar mandi pribadi miliknya dengan dugaan telah tersetrum alat pengering rambut miliknya. Ketika kejadian terjadi, bintang poker bernama Liliya Novikova itu tengah sendirian di rumah yang berada di kawasan Mokswa.

Jenazah Liliya Novikova di temukan terbaring di lantai kamar mandinya. Wanita yang sangat jago matematika dan lulus sebagai mahasiswa berprestasi dari jurusan teknik mesin sebuah universitas terkemuka di Rusia, Novikova sempat mendapatkan tawaran kerja di perusahaan industri terkenal tetapi dia menolak tawaran pekerjaan tersebut.

Sebaliknya Liliya Novikova memutuskan untuk menjajal karir sebagai pemain poker profesional yang lebih menggiurkan. Novikova sangat dikenal baik sebagai pemain poker secara daring maupun di dunia nyata.
Bahkan, perempuan berusia 26 tahun itu mempunyai kanal poker sendiri. Dilaporkan dia menjalin kontrak dengan ruang poker dari PokerStars, dan dia juga menjalankan kelas profesional serta pelatihan bagi yang tertarik menggeluti olahraga itu.

Pemain Poker Tercantik Tewas Dikamar Mandi


Orangtua Novikova meminta tolong tetangga Novikova di apartemen mewah di kawasan Kutuzovsky Prospekt untuk mengeceknya setelah mereka khawatir dia tak menjawab telepon mereka. Tetangga itu kemudian memeriksa kamar Novikova dan menemukannya berada di lantai.



Kanal televisi Rusia Channel 5 mengabarkan kematin "pemain poker terseksi" itu. "Selama pemeriksaan pertama pada tubuh korban, ditemukan adanya tanda trauma karena sengatan litrik. Diyakini Novikova tengah mengisi daya ponsel atau peralatan lain di dalam kamar mandi ketika sebuah "insiden" terjadi.

Diduga, perangkat itu "rusak". Sementara kabar lain yang berhembus mengungkapkan kepalanya terhantam ke lantai ketika dia tak sengaja tersetrum. Pemeriksaan post-mortem pun tengah dihelat. Pengelola grup resmi di media sosial Vkontakte mengaku tidak tahu bagaimana mengabarkan kematian Novikova.

Kamis, 21 Maret 2019

Danau Panda Sumatera Utara Memakan Korban

Danau Panda Sumatera Utara Memakan Korban




Ditemukan seorang warga yang bernama Khairul Nasution (46) yang tinggal di Desa Danau Pnadan, Kecamatan Pinangsori, Kabaupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Pria tersebut ditemukan meninggal dengan posisi terapung di Danau Pandan oleh warga setempat.

Kabar penemuan mayat langsung menyebar ke penduduk sekitar termasuk kepada keluarga korban.




Menurut informasi yang di dapat, pihak keluarga sudah mencari-cari korban sudah sejak padi namun tidak ketemu.

Danau Panda Sumatera Utara Memakan Korban


Pasalnya sejak kepergiannya untuk mencari ikan ke Danau Pandan, korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Barulah setelah mendapat kabar ada mayat ditemukan keluarga langsung turun ke lokasi.

Kapolsek Pinangsori AKP Sugino membenarkan dengan penemuan mayat tersebut. Menurutnya, kematian korban dikarenakan tenggelam saat mencari ikan di Danau Pandan.




AKP Sugino menjelaskan saat ini jenazah sudah berada di rumah duka. Dan pihak keluarga tidak ada keberatan atau curiga ada tindakan kekerasan dibalik kematian keluarganya

Jumat, 15 Maret 2019

Jang Ja Yeon "BBF" Dipaksa Layani 31 Pria Diperiksa Kembali

Kasus Jang Ja Yeon "BBF" Dipaksa Layani 31 Pria Diperiksa Kembali




Masih ingatkah kalian pada kasus yang menimpa artis Korea Selatan Jang Ja Yeon yang meninggal karena bunuh diri di apartemennya pada tahun 2009 silam.

Pemain drama hits pada masa itu yang di tayangkan oleh KBS yang berjudul "Boys Before Flowers" itu gantung diri lantaran depresi mengalami pelecehan seksual hingga dipaksa berhubungan intim dengan petinggi di dunia entertainment.

Kementrian Kehakiman Korea Selatan telah meminta jaksa untuk memeriksa kembali kasus kematian Jang Ja Yeon pada April 2018.

Telah diketahui kalau Jang Ja Yeon meninggalkan sebuah catatan yang mengklaim bahwa dia telah dipaksa dan dilecehkan oleh tokoh-tokoh terkenal di industri hiburan.




Dari catatan yang ditinggalkan oleh Jang Ja Yeon terdapat sebanyak tujuh halaman yang menyebutkan siapa saja yang sudah ikut dalam pelecehan tersebut.

Catatan itu menyebutkan sebanyak 31 nama eksekutif perusahaan, perwakilan surat kabar utama, dan direktur yang diklaim seudah melecehkannya.

Kasus Jang Ja Yeon "BBF" Dipaksa Layani 31 Pria Diperiksa Kembali


Penyelidikan kasus bunuh diri Jang Ja Yeon masih berlangsung hingga sekarang. Yoon Ji Oh, mantan rekan kerja mendiang, baru-baru ini berpartisipasi dalam wawancara saksi di Kantor Kejaksaan Agung.




Yoon Ji Oh mengungkapkan bahwa ia tinggal di akomodasi yang disediakan oleh Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga. Yoon Ji Oh dikenal saksi yang menyaksikan secara langsung Jang Ja Yeon menyiapkan dokumen sebelum kematiannya.

Pihak kepolisian sendiri telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi Yoon Ji Oh sebagai saksi.

Min Gap Ryong, Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Nasional Korea, baru-baru ini menyatakan bahwa si aktris telah meminta perlindungan pribadi dan petugas kepolisian telah mulai mengoperasikan sistem pengawasan pribadi untuknya. Mulai dari 14 Maret pukul 2:30 siang waktu setempat, Yoon Ji Oh telah menerima perlindungan pribadi dari polisi.

Pada Agustus 2018, sebuah petisi nasional meminta perlindungan aktris telah diposting di beranda petisi pemerintah.




Petisi membutuhkan 200 ribu peserta dalam waktu 30 hari sejak pembuatannya agar pejabat pemerintah diwajibkan untuk memberikan balasan resmi dalam waktu satu bulan.

Ternyata petisi untuk perlindungan Yoon Ji Oh mencapai hampir 300 ribu peserta. Pada 13 Maret melalui media sosialnya, Yoon Ji Oh berterima kasih pada semua orang atas minat dan dukungan mereka.

Sementara itu, kasus Jang Ja Yeon diselidiki ulang oleh kantor kejaksaan. Namun penyelidikan akan dilanjutkan hanya sampai 31 April.

Jumat, 08 Maret 2019

Tapanuli Utara - Disambar Petir, Warga Pahae Jae Taput Meninggal Dunia

Tapanuli Utara - Disambar Petir, Warga Pahae Jae Taput Meninggal Dunia



seorang warga yang bernama Herbin Tambunan (42), yang bertempat tinggal di Dusun Partobuan, Desa Siopat Bahal, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara tewas.

Herbin Tambunan telah tewas di sambar oleh petir ketika hujan deras yang melanda wilayah tersebut pada hari Jumat kemarin.

Dari kejadia ini, Kasubbag Humas Polres Tapunuli Utara menerangkan kemali kalau Herbin Tambunan yang berumur 42 tahun telah meninggal di areal persawahannya akibat tersambar petir.




Desebutkan kalau peristiwa naas yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat dirinya sedang memperbaiki pematang sawahnya.

Sawah Rimba, itulah sebutan nama untuk areal persawahan Herbin Tambuanan di daerah tersebut.

Tapanuli Utara - Disambar Petir, Warga Pahae Jae Taput Meninggal Dunia


Sutomo salah seorang petani mengatakan kalau saat kejadian, hujan deras mengguyur daerah itu. Korban masih menekuni pekerjaanya yang disaksikan oleh petani lainnya yang memilih berteduh didalam pondok yang berjarak sekitar 10 meter dari posisi Herbin.

Pada saat hujan deras masih berlanjut, dua orang petani yang berteduh di sebuah pondok bernama Rumain Sitompul dan Marta Bunga Situmorang mengaku dikejutkan dengan suara menggelegar yang diiringi kilatan petir.




Mereka mengatakan kalau suara dan kilatan petir itu menyambar Herbin sehingga tubuh herbin jatuh ke dalam lumpur sawah yang sudang di kerjakannya.

Melihat Herbin terjungkal ke dalam sawah sembari memegang cangkul di tangannya, Rumain dan Marta langsug berteriak dan memanggil sejumlah petani lainnya.

Dilokasi tersebut seluruh petani langsung segera berlari untuk menolong korba, namun kondisi Herbin sudah tidak bisa tertolong lagi dan meninggal dunia ditempat.

Untuk saat ini, korban telah disemayamkan di rumah duka oleh keluarganya.

Jumat, 01 Maret 2019

Puluhan Orang Tertimbun Tanah Longsor Di Penambangan Emas Ilegal

Puluhan Orang Tertimbun Tanah Longsor Di Penambangan Emas Ilegal




Tanah longsor yang menyebabkan alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan menuju lokasi tertimbunnya puluhan penambang emas di areal Penambangan Emas Tanpa Izin Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolang Mongdow, Sulawesi Utara.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk membantu evakuasi berjumlah 505 orang yang terdiri dari Basarnas (50 orang), TNI (60 orang), polri (200 orang), BPBD Bolmong (15 orang), Dinkes Bolmong (30 orang), tim JRBM (50 orang), Orari (5 orang), PMI Bolmong (10 orang), serta masyarakat (100 orang).




Setelah memasuki hari ke lima penanganan korban longsor di desa Bakan, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 28 korban (20 orang selamat dan delapan orang meninggal dunia).

Puluhan Orang Tertimbun Tanah Longsor Di Penambangan Emas Ilegal




Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Bagus Puruhito mengatakan jika jumlah personel yang ada saat ini dari Basarnas, TNI_Polri, badan pananggulangan bencana daerah (BPBD), masyarakat serta pihak lainnya dirasakan sudah cukup.

Karena jika berikan penambahan personel, dikhawatirkan akan membahayakan karena kondisi tanah disekitar lokasi tempat evakuasi rawan longsor.




Langkah evakuasi yang dilakukan selalu diawali dengan briefing tim SAR gabungan yang dilakukan setiap pagi hari, siang atau malam hari demi mengoptimalkan dan memaksimalka  yang kita miliki dalan melaksanakan tugas kemanusiaan ini.

Bagus mengingatkan untuk selalu tetap berhati-hati ketika melakukan proses evakuasi dan berteriamkasih kepada semua pihak yang bersama melakukan proses evakuasi dan mari kita sama-sama saling memotivasi dan menjaga.

Selasa, 29 Januari 2019

James Ingram Penyanyi RnB Meninggal Dunia

James Ingram Penyanyi RnB Meninggal Dunia




Kabar duka cita datang dari artis mancanegara yaitu Penyanyi RnB James Ingram meninggal dunia yang diketahui menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Selasa (29/1/2019).

Kabar meninggalnya penyanyi yang dikenal lewat lagu "I Dont Have The Heart" di umumkan oleh

Sabtu, 26 Januari 2019

Miliarder Terkaya Nomor Tiga Di Indonesia Meninggal Dunia

Miliarder Terkaya Nomor Tiga Di Indonesia Meninggal Dunia



Pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja adalah orang terkaya nomor tiga di Indonesia. Usianya yang 98 tahun menjadikannya orang yang paling senior di kalangan miliarder Indonesia.

Eka Tjipta Widjaja lahir pada 1921 di Quazhou, China. Ia merupakan salah satu