KETUA POKER

Tampilkan postingan dengan label berita waspada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita waspada. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Maret 2019

Tapanuli Utara - Disambar Petir, Warga Pahae Jae Taput Meninggal Dunia

Tapanuli Utara - Disambar Petir, Warga Pahae Jae Taput Meninggal Dunia



seorang warga yang bernama Herbin Tambunan (42), yang bertempat tinggal di Dusun Partobuan, Desa Siopat Bahal, Kecamatan Pahae Jae, Tapanuli Utara tewas.

Herbin Tambunan telah tewas di sambar oleh petir ketika hujan deras yang melanda wilayah tersebut pada hari Jumat kemarin.

Dari kejadia ini, Kasubbag Humas Polres Tapunuli Utara menerangkan kemali kalau Herbin Tambunan yang berumur 42 tahun telah meninggal di areal persawahannya akibat tersambar petir.




Desebutkan kalau peristiwa naas yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat dirinya sedang memperbaiki pematang sawahnya.

Sawah Rimba, itulah sebutan nama untuk areal persawahan Herbin Tambuanan di daerah tersebut.

Tapanuli Utara - Disambar Petir, Warga Pahae Jae Taput Meninggal Dunia


Sutomo salah seorang petani mengatakan kalau saat kejadian, hujan deras mengguyur daerah itu. Korban masih menekuni pekerjaanya yang disaksikan oleh petani lainnya yang memilih berteduh didalam pondok yang berjarak sekitar 10 meter dari posisi Herbin.

Pada saat hujan deras masih berlanjut, dua orang petani yang berteduh di sebuah pondok bernama Rumain Sitompul dan Marta Bunga Situmorang mengaku dikejutkan dengan suara menggelegar yang diiringi kilatan petir.




Mereka mengatakan kalau suara dan kilatan petir itu menyambar Herbin sehingga tubuh herbin jatuh ke dalam lumpur sawah yang sudang di kerjakannya.

Melihat Herbin terjungkal ke dalam sawah sembari memegang cangkul di tangannya, Rumain dan Marta langsug berteriak dan memanggil sejumlah petani lainnya.

Dilokasi tersebut seluruh petani langsung segera berlari untuk menolong korba, namun kondisi Herbin sudah tidak bisa tertolong lagi dan meninggal dunia ditempat.

Untuk saat ini, korban telah disemayamkan di rumah duka oleh keluarganya.

Rabu, 06 Maret 2019

Rantauprapat, Labuhanbatu Targetkan PBB-P2 Sebesar Rp 7,6 Milliar

Rantauprapat, Labuhanbatu Targetkan PBB-P2 Sebesar Rp 7,6 Milliar



Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Rantauprapat menargetkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp7,6 milliar di tahun 2019.

Bupati Labuhanbatu Ansi Suhaimi Dalimunthe menyampaikan akan memberikan hadiah kepada aparatur sipil negara yang memenuhi target PBB-P2, namun apabila tidak memenuhi target pajak akan memotong dana intensif.

Diharapkan untuk semua aparatur kecamatan, kelurahan dan desa harus bekerja optimal dalam pemyampaian SPPT PBB P-2 kepada masyarakat.




Penyampaikan ini lebih dikhususkan kepada pengusaha penjual telepon seluler dan pajak reklame di inti Kota Rantauprapat.

Selain itu, aparatur desa memperhatikan pembayaran pajak dari perkebunan. Menurutnya semakin banyak pajak yang diterima akan semakin besar pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu.

Rantauprapat, Labuhanbatu Targetkan PBB-P2 Sebesar Rp 7,6 Milliar


"Aparatur penagih pajak harus tegas mengih. Kita harus tegas kepada para pengusaha dan pemilik reklame, jika ada yang tidak mau bayar kita tumbangkan saja," katanya.




Kepala Bapenda Labuhanbatu, Tomi Harahap menjelaskan, daftar himpunan ketetapan PBB-P2 pada Tahun 2019 berjumlah 79 item, dengan nilai ketetapan sebesar Rp7.6 milyar dengan perincian, Kecamatan Rantau Utara SPPT 17.830 lembar Ketetapan sebesar Rp2,774 milyar, Kecamatan Rantau Selatan, SPPT sebanyak 17.158 lembar dengan ketetapan sebesar Rp2,468 milyar, Kecamatan Bilah Hilir, SPPT 12.408 lembar, ketetapan sebesar Rp596,19 juta.

Selanjutnya, Kecamatan Bilah Hulu, SPPT 10.682 lembar, ketetapan sebesar Rp734 juta, Kecamatan Panai Hulu, SPPT 6.470 lembar, ketetapan sebesar Rp242,8 juta, Kecamatan Pangkatan, SPPT sebanyak 4.926 lembar, ketetapan sebesar Rp323,7 juta.




Kecamatan Bilah Barat, SPPT sebanyak 3.663 lembar, nilai ketetapan sebesar Rp157,1 juta, Kecamatan Panai Tengah, SPPT sebanyak 3.323 lembar, ketetapan sebesar Rp193,2 juta- dan Kecamatan Panai Hilir dengan jumlah SPPT sebanyak 2.844 lembar dengan nilai ketetapan sebesar Rp116,3 juta.

Ia menyampaikan ada penambahan jumlah SPPT dibandingkan dengan tahun 2018, yakni berjumlah 76.995 lembar dengan total nilai ketetapan sebesar Rp7,436 milyar. Dari data itu terdapat penambahan jumlah SPPT sebanyak 2.309 lembar dengan selisih ketetapan sebesar Rp170 juta.

Kamis, 28 Februari 2019

Puluhan Hektar Lahan Pertanian Rusak Akibat Ulah Puluhan Moyet

Puluhan Hektar Lahan Pertanian Rusak Akibat Ulah Puluhan Moyet




Informasi datang dari Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan yang sekarang ini sedang mengalami kesulitan yang diakibatkan oleh sekumpulan monyet yang merajarela dan bahkan sudah meresahkan masyarakat petani di Sipirok.

Pengurus Forum Petani Sipirok Herman Harahap, mengeluhkan sekumpulan monyet yang merusak laha pertanian / perkebunan serta masuk ke perkampungan warga.

Dua tahun terakhir ini perkembangan hewan Omnivora itu cukup ramai hingga merusak pertanian warga di Lembah Tor (gunung) Sibohi dan tor Sibual-bulai.




Lahan pertanian di Desa Lembah itu seperti buah-buahan, ubi, cabai, coklat, padi, kopi, dan pisang semua sudah rusah akibat serangan hama moyet tersebut.

Puluhan Hektar Lahan Pertanian Rusak Akibat Ulah Puluhan Moyet


Warga petani Desa Sumuran, Desa Parsorminan, Desa Paran Dolok, Desa Huta Baru, Desa Padang Bujur, Desa Mandura sudah sangat putus asa unutk bercocok tanam di lembah itu




Lahan petani yang rusak menimbulkan dampak terhadap perekonomian warga setempat. Sebenarnya para warga ingin mengahabisi hama monyet tetapi tidak tahu caranya lagi. Segala cara sudah mereka coba tapi monyet-monyet itu tetap tidak meninggalkan desa mereka.

Sekumpulan monyet yang memiliki badan yang besar-besar membuat kaum ibu banyak yang takut pergi berkebun atau berladang ke lembah apalagi sendirian.




Herman mengatakan dalam rangka kelangsungan lahan pertanian ini, kami warga masyarakat petani Sipirok berharap kiranya adanya perhatian dari pihak terkait atau pemerintah daerah agar hama monyet ini bisa diminimalisir.

Karena kejadian ini, kami tidak menginginkan adanya kejadian korban yang diakibatkan oleh keberadaan hama monyet di dearah ini.

Selasa, 26 Februari 2019

Kepala BMKG Gunungsitoli Mengabarkan Untuk Waspada Suhu Tinggi Saat Ini

Kepala BMKG Gunungsitoli Mengabarkan Untuk Waspada Suhu Tinggi Saat Ini



Budi Iman Samiaji sekalu Kepala Badan Metereologi dan Geofisika Bineka, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara menghimbau warga untuk waspada terhadap suhu yang cukup tinggi yang kini sedang melanda Kota Gunungsitoli.

Dampak dari tingginya suhu ini dapat mengakibatkan dehidrasi / haus dan penyakit demam akibat cuaca yang saat ini terjadi, sehingga diharapkan perbayak minum air putih, mengurangi aktivitas diluar ruangan dan istirahat malam yang cukup.




Mendapat laporan dari Bandara Binaka Gunungsitoli, Sumatera Utara, suhu panas mencapai 33 derajat celcius dan kelembaban dirange 60 an persen.

Kepala BMKG Gunungsitoli Mengabarkan Untuk Waspada Suhu Tinggi Saat Ini


Untuk bulan Februari hingga Maret secara Klimatologis memang minim hujan, bukan berarti tidak ada hujan dan bisa dikatakan 70 - 80 persen kering dan 20 - 30 persen basah.

Secara pola cuaca, menurut dia belum mendukung pembentukan awan hujan secara luas, namun masih ada potensi hujan yang bersifat lokal pada malam sampai dini hari.




Sangat diharapkan kepada warga agar tidak membakar lahan dan semak karena dapat memperbruk kualitas udara yang begitu panas akhir-akhir ini.

Senin, 25 Februari 2019

Masyarakat Kota Pematangsiantar Desak Pemkot Segera Perbaiki Jalan Amblas

Masyarakat Kota Pematangsiantar Desak Pemkot Segera Perbaiki Jalan Amblas



Masyarakat dan pengguna jalan mendesak Pemkot Pematangsiantar segera memperbaiki ruas jalan Manunggal Karya di Kecamatan Simarimbun yang amblas sejak awal Januari 2019 lalu.

Seluruh warga yang biasanya melewati jalan tersebut untuk menuju ke Prapat dan Kawasan Tapanuli itu merasa tergangaggu karena mereka harus memutar ke arah pusat kota menuju kawasan Danau Toba itu.




Menurut wagra yang berada di sekitar daerah tersebut lebar ruas jalan yang tersesa satu meter dengan penahan peranca batang pohon itu terjadi akibat curah hujan pada awal tahun 2019 lalu.

Masyarakat Kota Pematangsiantar Desak Pemkot Segera Perbaiki Jalan Amblas


Kepala Bidang Rehabilitas dan Rekonstruksi BPBD Pematangdiantar, Irwan Saragih mengatakan kalau pihaknya sudah menyampaikan usulan perbaikan melalui anggaran dana tidak terduga ke Pemkot setempat.




Diharapkan prihal anggaran dana tersebut segera di tandatangani oleh wali kota Pematangsiantar sehingga jalan tersebut bisa segera diperbaiki karena sudah lama dibiarkan seperti itu.

Rabu, 30 Januari 2019

Anak Gunung Krakatau Kembali Beraksi

Anak Gunung Krakatau Kembali Beraksi



Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami kegempaan tremor menerus. Hal itu berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kamis (31/1/2019).

Berdasarkan laporan Staf Kementerian ESDM Windi Cahya Untung di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau

Selasa, 22 Januari 2019

Gelombang Setinggi Dua Hingga Tujuh Meter dilaut Nusa Tenggara Timur

Gelombang Setinggi Dua Hingga Tujuh Meter dilaut Nusa Tenggara Timur



BMKG Staiun El Tari Kupang mengingatkan semua operator pelayaran untuk mewaspadai gelombang setinggi dua meter hingga mencapai tujuh meter di wilayah perairan laut Nusa Tenggara Timur.

Kepala Seksi Observasi Ota Welly Jenni Thalo mejelaskan kalau

Gempa Bumi Mengguncang Nusa Tenggara Timur

Gempa Bumi Mengguncang Nusa Tenggara Timur



Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur di guncang gempa bumi selama empat kali pada Selasa pagi (22/1/2019).

Gempa bumi yang terjadi empat kali juga dirasakan di Sumba Tengah dan

Minggu, 06 Januari 2019

Gempa Bumi Mengguncang Kota Labuha Dengan Kekuatan 5,4 SR

Gempa Bumi Mengguncang Kota Labuha Dengan Kekuatan 5,4 SR


Gempa Bumi berkekuatan 5,4 SR kembali mengguncang Kota Labuha, Maluku Utara lebih tepatnya di Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Gempa ini terjadi pada kedalaman 28 Kilometer dengan titik koordinat gempa 0.89 Lintang Selatan dan 127.43 Bujur Timur.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak empat kali gempa tersebut mengguncang Kota Labuha, Halmahera Selatan.

Sebelumnya pada hari Sabtu kemarin Kota Labuha juga diguncang gempa dengan kekuatan yang berbeda dengan kekuatan 4,7 yang berada di laut 30 Km Selatan Kota Labuha.

Karena gempa bumi yang terus berlangsung membuat banyak orang panik sekaligus khawatir terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Terlebih lagi mereka yang sudah pernah merasakan gempa sehingga muncul trauma yang membuat mereka merasa takut.

Akibat dari gempa yang belurangkali terjadi, semua warga Labuha mengungsi di rumah Dinas Bupati, Gedung DPRD dan Masjid.

Gempa Bumi Mengguncang Kota Labuha Dengan Kekuatan 5,4 SR


Sebelumnya masyarakat sudah tenang usai gempa magnitudo 5,4 namun yang membuat masyarakat panik adalah saat terjadi gempa sekitar 19.54 WIT yang dirasakan lebih besar karena itu mereka langsung mengungsi.

Namun, gempa yang mengguncang Kota Labuha ini tidak mengganggu Operasi Bandara Oesman Sadik dan Bandara Melonguane. Meski sempat terjadi gempa di wilayah Kepulaun Talaud dan Halmahera Selatan operasi penerbangan tetap berjalan normal.




Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Polana B Pramesti mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap fasilitas dua Bandara yang dekat dengan kedua pusat gempa, yaitu Bandara Oesman Sadik dan Melonguane, tidak ditemukan kerusakan sebagai dampak dari gempa bumi yang terjadi.

Meskipun gempa tidak berdampak terhadap operasional bandara, pengelola bandara maupun maskapai meminta untuk tetap waspada baik terhadap gempa susulan maupun efek dari gempa, terutama terhadap bangunan serta sarana dan prasarana penerbangan.






Sabtu, 05 Januari 2019

Jalur Nasional Pematangsiantar - Prapat Sudah Bisa Di Lalui

Jalur Nasional Pematangsiantar - Prapat Sudah Bisa Di Lalui


Arus lalu lintas Pematangsiantar - Prapat sudah mulai bisa dilewati karena sebelumnya terkendala dengan tanah longsor yang terus terjadi di Jembatan Kembar Sidua-dua di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun menyampaikan kalau untuk saat ini jalan menuju Prapat sudah bisa dilewati dua arah secara bergantian.

Sistem buka tutup ini akan terus berlangsung selama pembersihan material yang di akibatkan longsoran tanah berlumpur di jembatan kembar sidua-dua.

Jalur Nasional Pematangsiantar - Prapat Sudah Bisa Di Lalui



Tanah longsir yang terjadi di jembatan kembar sidua-dua ini bukan pertama kalinya, melainkan sudah sering terulang sebanyak tujuh kali.

Akibat tanah longsor yang membuat jalan sebelumnya tidak bisa dilewati, tiga unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan unntuk menyemprot sisa material longsor yang menutupi jembatan kembar sidua-dua.




Untuk keamanan pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Simalungun meyampaikan dalam penyemprotan jalan rawan longsor itu demi kemanan masyarakat dan pengguna jalan.


Kamis, 03 Januari 2019

Waspada, Gempa Magnitudo Skala 4,2 Di Kabupaten Jayapura, Papua

Waspada, Gempa Magnitudo Skala 4,2 Di Kabupaten Jayapura, Papua




Papua, Kabupaten Jayapura diguncang Gempa berkekuatan magnitudo 4,2 pada hari Jumat pukul 08.15 WIT atau 06.15 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa yang terjadi berada di titik kordinat 2.46 Lintang Selatan dan 140.55 Bujur Timur, yang tepatnya berada di darat pada 13 Kilometer timur laut Kabupaten Jayapura, dengan kedalaman 10 Kilometer.

Waspada, Gempa Magnitudo Skala 4,2 Di Kabupaten Jayapura, Papua


Kepala Balaia BMKG Wilayah V jayapura Petrus Demon Sili di Jayapura mengatakan guncangan akibat gempa tektonik di wilayah Kabupaten Jayapura itu juga dirasakn di Heram, Abepura, hingga Kota Jayapura sendiri.

Petrus mengatakan bahwa kekuatan gempa buni tersebut tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya Tsunami.




Sampai saat ini belum terjadi gempa susulan. Untuk semua masyrakat di daerah pesisir pantai diharapkan agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, karena gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Rabu, 26 Desember 2018

Pengibaran Bendera Setengah Tiang Menghormati Letko Cpm Dono Kusprianto Peristiwa penembakan yang menewaskan Letnan Kolonel (letkol) cpm Dono Kusprianto di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/12) malam, ditandai dengan pengibaran bendera merah putih setengah tiang di setiap kantor Dandenpom sebagai tanda berduka Pomad se- Indonesia. Sebagaimana diketahui, Letkol cpm Dono Kusprianto ditemukan tewas dalam mobilnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/12) malam. Berdasarkan keterangan saksi mata, sempat mendengar letusan senjata api sebanyak empat kali. Korban menduduki jabatan sebagai Kabag Penyelidikan Kriminal Dan Pengamanan Fisik, Pusat Polisi Militer AD, Jakarta. pengibaran bendera setengah tiang itu sebagai bukti duka atas peristiwa penembakan terhadap bapak Letnan Kolonel (letkol) cpm Dono Kusprianto, Pomad se Indonesia. Hasil pantuan di kantor Dandenpom ½ Sibolga yang berada di Jalan Faisal Tanjung, Kawasan Terminal Baru Pandan, bendera merah putih setengah tiang dikibarkan. Pengibaran bendera setengah tiang itu sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan.

Pengibaran Bendera Setengah Tiang Menghormati Letko Cpm Dono Kusprianto


Peristiwa penembakan yang menewaskan Letnan Kolonel (letkol) cpm Dono Kusprianto di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur di tandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih setengah tiang di setiap kantor Dandenpom sebagai tanda berduka Pomad se-Indonesia.

Letkol cpm Dono Kusprianto ditemukan tewas dalam mobilnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Berdasarkan dari keterangan yang diterima oleh saksi mata, sempat mendengar letusab senjata api sebanyak empat kali.

Pengibaran Bendera Setengah Tiang Menghormati Letko Cpm Dono Kusprianto

pengibaran bendera setengah tiang itu sebagai bukti duka atas peristiwa penembakan terhadap bapak Letnan Kolonel (letkol) cpm Dono Kusprianto, Pomad se Indonesia.




Hasil pantauan di kantor Dandenpom Sibolga yang berada di Jalan Faisal Tanjung, Kawasan Terminal Baru Pandan, bendera merah putih setengah tiang dikibarkan.

Minggu, 23 Desember 2018

Tsunami Menerpa Pantai Anyer Ratusan Orang Meninggal Dunia

Tsunami Menerpa Pantai Anyer Ratusan Orang Meninggal Dunia




Warga di sekitar Pantai Anyer, Banten panik. Gelombang tinggi tiba-tiba menerjang kawasan permukiman rumah mereka pada Sabtu malam 22 Desember 2018 sekitar pukul 21.37 WIB. Warga berlarian menjauhi pantai, ke tempat tinggi.

Di pantai Tanjung Lesung malam itu, ada acara gathering dari PLN dan sedang dihibur Band Seventeen. Tak ada peringatan apapun, para personel band dan pegawai PLN yang tengah bergembira diterjang ombak besar.

Tsunami kemudian dilaporkan menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan, dan Serang. Ratusan orang menjadi korban, baik meninggal dan luka-luka. Ratusan bangunan pun rusak.

Data sementara yang dihimpun posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (23/12/2018) pukul 16.00 WIB, tercatat 222 orang meninggal dunia dan 843 orang mengalami luka-luka dan 28 orang meninggal dunia.

Tsunami Menerpa Pantai Anyer Ratusan Orang Meninggal Dunia




Dari korban yang meninggal tersebut, di antaranya adalah dua personel dari Band Seventeen dan sejumlah pegawai PLN beserta anggota keluarganya.

Dia pun meminta warga di sekitar Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan untuk menjauhi pantai.




"Karena erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus terjadi, maka dimungkinkan tsunami susulan masih akan ada. Oleh karena itu, masyarakat diminta menjauhi pantai untuk mengantisipasi tsunami susulan," kata dia.

Selasa, 18 Desember 2018

Longsor Melanda Jalan Penghubung Pematangsiantar-Danau Toba Hingga Dua Kali

Longsor Melanda Jalan Penghubung Pematangsiantar-Danau Toba Hingga Dua Kali



Jalan nasional penghubung Kota Pematangsiantar- Simalungun dan sejumlah wilayah di kawasan pantai barat atau Tapanuli tidak bisa di lewati akibat tanah longsor di Jembatan Kembar Sidua-dua, Nagori (Desa) Sibaganding, Kabupaten Simalungun.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Simalungun dan pemangku kepentingan membersihkan longsoran di kawasan Prapat setelah hujan berhenti.

Dua unit alat berat escavator di turunkan untuk membersihkan material berupa potongan  gelondongan kayu dan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menyingkirkan tanah bercampur lumpur.

"Kita masih bekerja sampai tuntas, sampai ruas jalan bisa kembali dilalui, supaya kegiatan transportasi normal kembali," kata Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno saat ditemui Selasa malam sekitar pukul 22.45 WIB.

Longsor Melanda Jalan Penghubung Pematangsiantar-Danau Toba Hingga Dua Kali

Kepala Dinas Perhubungan, Ramadhani Purba mengingatkan warga dan pengguna jalan untuk meningkatkan kehati-hatian dan mewaspadai longsor susulan. Karena kawasan perbukitan masih rawan longsor dan diperkirakan hujan masih berkepanjangan di kawasan Prapat dan sekitarnya.

Kejadian pertama pada pukul 13.20 WIB, dimana material tanah bercampur lumpur serta potongan kayu gelondongan dari Bukit Simarbalatuk menimpa truk tronton BK 8058 BS yang sarat muatan barang kelontong tujuan Medan - Sibolga.




Kanit Lantas Polsek Parapat,  Ipda M Matondang mengimbau pengendara secara khusus mobil, agar tidak melintasi jalur alternatif itu, karena bisa terjebak akibat kondisi jalan yang sangat mengkhawatirkan.

Sekretaris Camat Girsang Sipanganbolon, Ferry Risdonni Sinaga mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut dan hingga menjelang malam timbunan longsor yang menutup badan jalan, masih diupayakan dibersihkan.




Gunung Soputan Mengeluarkan Abu Vulaknik Mencapai 7,5 Kilometer

Gunung Soputan Mengeluarkan Abu Vulaknik Mencapai 7,5 Kilometer




Gunung Soputan, Sulawesi Utara kembali meletus pada pagi hari ini. Abu vulkanik yang dikeluarkan dari letusan Gunung Soputan tersebut mencapai ketinggian di atas lima kilometer.

Tingginya erupsi abu vulkanik Gunung Soputan sampai 7,5 km. Kepala Humas BNPB Sutopo Pero Nugroho mengatakan kalau gunung terebut masih erupsi dan bergemuruh.

Gunung Soputan Mengeluarkan Abu Vulaknik Mencapai 7,5 Kilometer

Meski demikian, Sutopo menegaskan, kondisi tersebut tidak berpengaruh pada dunia penerbangan. Bandara Sam Ratulangi tetap beroperasi normal seperti biasa.




Dia menilai letusan tersebut masih dalam tahapan normal. Masyarakat sekitar diminta tetap tenang.

"Masyarakat belum perlu mengungsi. Status Siaga (Level 3)," imbuh dia.

Kamis, 13 Desember 2018

Densus 88 Antiteror Mengamankan Dua Orang Terduga Teroris

Densus 88 Antiteror Mengamankan Dua Orang Terduga Teroris




Sleman, Yogyakarta, Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap dua orang terduga teroris yang diduga hendak melakukan aksi teror saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Polri melakukan upaya antisipasi terorisme menjelang Natal dan Tahun Baru. Terduga teroris yang diamankan berinisial  B dan MI " ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta.

Densus 88 Antiteror Mengamankan Dua Orang Terduga Teroris

Kedua pelaku merupakan warga pendatang di Yogyakarta. B diketahui sebagai warga Balikpapan, Kalimantan Timur dan  MI berasal dari Indramayu, Jawa Barat. Keduanya juga teridentifikasi dalam jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD).




Untuk saat ini Densus 88 sedang mendalami kelompok dua pelaku terkait pergerakannya di Pulau Jawa.

Satgas Antiteror yang ada di tingkat-tingkat Polda juga terus melakukan mitigasi dan antisipasi terhadap pergerakan kelompok teror yang berpotensi mengganggu keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru.